Dinsos P3AP2KB Tabalong Gelar Bimtek Penguatan Kapasitas PUSPAGA, Tingkatkan Kualitas Pendampingan Keluarga

TANJUNG – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Tabalong menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan dan pendampingan keluarga di Kabupaten Tabalong.
Kegiatan yang berlangsung di Tanjung ini secara resmi dibuka oleh Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, dan diikuti sebanyak 100 peserta yang berasal dari berbagai unsur mitra layanan keluarga, di antaranya TP PKK Kabupaten Tabalong, pengelola PUSPAGA Kabupaten, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), konselor tingkat kecamatan dan desa, Kantor Urusan Agama (KUA), kader Bina Keluarga Remaja (BKR), serta kader Posyandu dan TP PKK Desa.
Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Tabalong, H. Syam’ani, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas lembaga penyedia layanan keluarga agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan layanan PUSPAGA sebagai wadah konsultasi, edukasi, dan pendampingan keluarga.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman mengenai fungsi PUSPAGA, memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga, serta membangun sistem rujukan yang lebih cepat, tepat, dan terpadu dalam memberikan layanan kepada masyarakat,” ujar Syam’ani.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Tabalong telah membentuk dan mengoperasikan jaringan layanan PUSPAGA yang terdiri dari 12 PUSPAGA tingkat desa, 12 PUSPAGA tingkat kecamatan, serta satu PUSPAGA induk di tingkat kabupaten.
Keberadaan layanan tersebut terus mendapat respons positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah warga yang memanfaatkan layanan PUSPAGA dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023 tercatat sebanyak 18 orang mengakses layanan, meningkat menjadi 44 orang pada tahun 2024, kemudian kembali naik menjadi 63 orang pada tahun 2025. Sementara hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 24 warga telah memanfaatkan layanan yang tersedia.
“Masyarakat telah memanfaatkan layanan PUSPAGA untuk berbagai kebutuhan, mulai dari konseling keluarga, konsultasi permasalahan sosial dan pengasuhan anak, hingga pemenuhan persyaratan rekomendasi dispensasi perkawinan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan serta keterampilan dalam memberikan layanan pendampingan keluarga.
“Saya mengucapkan selamat mengikuti Bimbingan Teknis ini. Ikutilah dengan serius dan manfaatkan kesempatan untuk menggali ilmu dari para narasumber yang kompeten di bidangnya. Pengetahuan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat diterapkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan Bupati.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap seluruh unsur yang terlibat dalam layanan PUSPAGA semakin mampu menjalankan perannya secara profesional, responsif, dan terpadu dalam mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas, harmonis, dan sejahtera di Kabupaten Tabalong.
(Admin@Dinsosp3ap2kb Kab. Tabalong)



