Peringati HUT IBI ke-75, DinsosP3AP2KB dan IBI Kabupaten Tabalong Gelar Layanan KB Gratis Serentak

TABALONG – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Tabalong bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinsosP3AP2KB) Kabupaten Tabalong menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak secara gratis bagi masyarakat. Langkah ini dilakukan guna menyukseskan program pelayanan KB serentak nasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) IBI ke-75.
Salah satu titik pelaksanaan bertempat di Puskesmas Muara Uya, Kecamatan Muara Uya, pada Senin (18/05/2026). Layanan di lokasi ini disambut antusias oleh warga dan berhasil menjaring puluhan akseptor.
Capaian Pelayanan di Kecamatan Muara Uya
Berdasarkan data lapangan, tercatat sebanyak 77 akseptor di Kecamatan Muara Uya berhasil mendapatkan pelayanan kontrasepsi dari para bidan. Layanan tersebut didominasi oleh Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan rincian:
34 akseptor baru untuk pemasangan implant.
25 akseptor melakukan bongkar pasang implant.
16 akseptor melakukan bongkar (pelepasan) implant.
2 akseptor mendapatkan pemasangan Intrauterine Device (IUD).
Jaminan Logistik Alkon dan Target Daerah
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DinsosP3AP2KB Tabalong, dr. Syaifullah, memastikan seluruh fasilitas kesehatan telah siap melayani masyarakat secara optimal tanpa kendala logistik.
"Pada layanan KB serentak ini, kami dari dinas telah menyiapkan seluruh alat dan obat kontrasepsi (alkon) yang dibutuhkan oleh seluruh puskesmas di Kabupaten Tabalong," ungkap dr. Syaifullah.
Ia juga berharap, dengan adanya kegiatan ini semakin banyak masyarakat Tabalong yang pasangan usia subur menjadi akseptor KB aktif sehingga dapat merencanakan kehamilan untuk menjadikan keluarga yang terencana dan diharapkan mampu melahirkan generasi Tabalong yang unggul.
“Diharapkan masyarakat Tabalong yang mengikuti atau menjadi akseptor KB itu semakin banyak dan sadar bagaimana merencanakan terkait dengan kelahirannya, kemudian merencanakan untuk mempunyai anak itu bisa diatur jaraknya sehingga menjadi keluarga yang lebih terencana, sehingga menghasilkan kualitas SDM di Kabupaten Tabalong menjadi lebih baik,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinsos P3AP2KB Tabalong, dr. Syaifullah.
Pada momentum HUT IBI ke-75 tahun ini, Kabupaten Tabalong secara keseluruhan mengemban target pelayanan sebanyak 905 akseptor. Target besar tersebut dibagi ke dalam beberapa kategori spesifik:
Kategori KB Pasca Persalinan (KBPP): Ditargetkan sebanyak 544 akseptor, yang terdiri dari 272 akseptor MKJP dan 272 akseptor non-MKJP.
Kategori Non-KBPP: Ditargetkan sebanyak 361 akseptor, yang terdiri dari 47 akseptor MKJP dan 314 akseptor non-MKJP.
Melalui sinergi erat antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kebidanan ini, diharapkan dapat mempercepat penurunan angka unmet need (kebutuhan KB yang belum terpenuhi) sekaligus mewujudkan keluarga di Kabupaten Tabalong yang lebih sehat, sejahtera, dan terencana. (DinsosP3AP2KB/2026)








