Berita

HUT ke-22 Tagana Indonesia, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Tabalong Perkuat Sinergi Pengabdian untuk Ketangguhan Negeri

Admin Dinsosp3ap2kb
27 Mar 2026 11:25
Sumber: admin
HUT ke-22 Tagana Indonesia, Dinsos P3AP2KB Kabupaten Tabalong Perkuat Sinergi Pengabdian untuk Ketangguhan Negeri

TANJUNG – Memasuki usia ke-22 tahun pada 24 Maret 2026, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia terus menunjukkan eksistensinya sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Di Kabupaten Tabalong, momentum ini dirayakan oleh jajaran Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) dengan semangat pengabdian tanpa batas.

Peringatan tahun ini mengusung tema nasional "22 Tahun Mengabdi, Satu Sinergi untuk Ketangguhan Negeri". Sejalan dengan visi tersebut, Dinsos P3AP2KB Tabalong menekankan pentingnya peran relawan dalam memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Bumi Saraba Kawa.

Dua Dekade Pengabdian Relawan Sosial :

Sejak dibentuk pada tahun 2004, Tagana telah berevolusi menjadi pilar kekuatan sosial yang signifikan di bawah naungan Kementerian Sosial RI. Di tingkat lokal, Tagana Kabupaten Tabalong aktif terlibat dalam berbagai penanganan pascabencana, mulai dari pengelolaan dapur umum hingga pendampingan psikososial bagi korban terdampak.

Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para personel Tagana yang selama ini bekerja secara sukarela tanpa kenal lelah. "Tagana bukan sekadar relawan, melainkan simbol ketangguhan masyarakat kita dalam menghadapi berbagai tantangan alam dan sosial," ungkapnya.

Fokus Tahun 2026: Mitigasi dan Kolaborasi

Dalam rangkaian perayaan HUT ke-22 ini, Dinsos P3AP2KB Tabalong juga menyoroti peningkatan kapasitas personel. Mengingat dinamika cuaca dan potensi bencana yang ada, penguatan peran Tagana dalam edukasi masyarakat menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan arahan dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan yang mendorong relawan untuk lebih sigap dan terintegrasi dalam sistem perlindungan sosial nasional.

Perayaan ditutup dengan kegiatan tasyakuran sederhana dan konsolidasi internal antaranggota Tagana Tabalong guna memupuk solidaritas, memastikan mereka tetap menjadi "tangan kemanusiaan" yang selalu ada saat dibutuhkan oleh masyarakat. (Admin/DinsosP3AP2KB)

Bagikan artikel ini: